Fakta Menarik
8 Hal Menarik Tentang Komodo
Komodo, atau juga disebut biawak komodo (Varanus komodoensis),
adalah spesies biawak
besar yang terdapat di Pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di ProvinsiNusa Tenggara Timur, Indonesia. Biawak ini oleh penduduk asli pulau
Komodo juga disebut dengan nama setempat ora. Dengan panjang 2 sampai 3 meter komodo merupakan kadal
terbesar di dunia.
Komodo adalah kadal terbesar yang
hidup di dunia. Mereka diidentifikasi oleh ukuran besar mereka, kepala datar,
kaki bengkok dan panjang, ekor tebal. Nama berasal dari rumor bahwa makhluk
seperti naga hidup di pulau Komodo Indonesia. Masyarakat setempat
menyebutnya “ora,” atau “buaya darat.”
Berikut adalah fakta menarik tentang hewan komodo:
1. Komodo ternyata juga memiliki bisa mematikan
Beberapa tahun yang lalu, para
peneliti percaya bahwa komodo memiliki air liur yang mematikan dan bisa
membunuh seekor kerbau hanya dalam satu gigitan. Faktanya, air liur komodo
hanya memiliki sedikit bakteri. Alih-alih membunuh mangsa dengan air liur,
komodo sebenarnya membunuh mangsa mereka dengan bisa atau racun yang dia
miliki.
2. Mereka bisa mengkonsumsi makanan hingga 80% bobot tubuhnya
Seekor komodo bisa mencapai ukuran
2,7 sampai 3 meter dengan bobot mencapai 166 kg. Bukan hanya memiliki tubuh
yang besar, kadal purba ini juga memiliki selera makan yang besar. Komodo
memiliki rahang yang elastis dan membuat mereka bisa menelan mangsa yang
memiliki bobot 80% dari bobot tubuhnya sendiri.
3. Saat lapar, mereka bisa berubah jadi kanibal
Seekor komodo dewasa bisa saja
menyerang dan memakan komodo yang lebih kecil jika mereka sedang lapar. Dan
yang lebih parah adalah komodo dewasa juga tidak segan untuk memakan bayi
mereka sendiri setelah lahir.
4. Komodo yang Masih Kecil Hanya Memakan Serangga
Anak Komodo belum mampu memakan hewan-hewan
yang berukuan besar seperti kijang. Mereka hanya memakan serangga seperti
belalang.
5. Bayi komodo bersembunyi dari orangtuanya
Karena kebiasaan saling memakan
satu sama lain, biasanya bayi atau komodo yang lebih muda akan kabur sejauh
mungkin dari komodo dewasa. Berbeda dengan komodo dewasa, komodo yang masih
muda bisa memanjat pohon dan bersembunyi di atas pohon dan baru benar-benar
turun ke tanah setelah usianya 4 tahun. Cara lainnya adalah dengan berguling di
atas kotoran mereka atau kotoran milik komodo lain. Ini dilakukan untuk
menyamarkan bau tubuhnya dari komodo dewasa.
6. Komodo betina tidak membutuhkan komodo jantan untuk bisa berkembang biak
Berbeda dengan kebanyakan hewan
lainnya, komodo betina tidak memerlukan komodo jantan untuk bisa bereproduksi.
Komodo betina bisa tetap bertelur melalui proses partenogenesis di mana sel
telur akan saling membuahi satu sama lain. Bukan hanya tidak memerlukan komodo
jantan, beberapa komodo betina bahkan tidak pernah hidup bersama komodo jantan.
7. Mereka sulit mendengar
Komodo juga punya kemampuan
mendengar. Namun karena tidak banyak menggunakan indra tersebut saat berburu,
mereka tidak dapat mendengar suara bernada rendah atau lebih tinggi. Selain
itu, komodo memiliki penglihatan yang kurang baik di malam hari.
Karena itu, komodo selalu
mengandalkan bau untuk berburu. Namun, tidak seperti manusia dan mamalia
lainnya, ia tidak menggunakan hidung untuk kebutuhan penciumannya. Komodo
menggunakan vomeronasal atau "organ Jacobson," yang dapat
mengidentifikasi feromon di udara. Di saat lidah komodo mendapat sampel
konsentrasi kimiawi di udara, organ Jacobson memberi tahu posisi komodo dan
mangsa di sekitarnya.
8. Matahari Dapat Membantu Mempercepat Proses Pencernaan Komodo
Setelah makan biasanya komodo
membawa dirinya untuk mencari sinar matahari yang berfungsi untuk mempercepat
proses pencernaannya.

Posting Komentar
0 Komentar