Jerapah adalah hewan darat tertinggi. Tinggi jerapah bisa mencapai 6 m. Uniknya leher yang panjang sebenarnya hanya terdir dari 7 ruas tulang belakang (tulang leher). Jumlah ruas tulang leher jerapah sebenarnya sama dengan mamalia lain hanya saja ukuran tiap ruasnya jauh lebih panjang.



Di Afrika Timur, jerapah yang anggun itu adalah salah satu hewan paling populer di Afrika. Meskipun populer, hewan-hewan yang dikenal sebagai jerapah Somalia ini, belum pernah dikaji secara mendalam, sehingga tidak diketahui dengan baik. Apa yang sejauh ini diketahui adalah bahwa populasi mereka dalam 30 tahun terakhir ini anjlok drastis, dari sekitar 40 ribu ekor menjadi kurang dari sembilan ribu ekor saja saat ini.

Selain itu jerapah memiliki hal unik lainnya, berikut adalah fakta menarik tentang hewan jerapah :

1.      Jerapah punya ukuran jantung seberat 11 kg

Jerapah tak hanya berbadan tinggi namun juga punya organ yang besar. Ini terbukti dari jantung jerapah yang berukuran tidak kecil, seekor jerapah dewasa bisa memiliki jantung dengan berat 11 kg. Wah, besar banget ya?

2.      Punya lidah bewarna hitam dengan fungsi khusus

Tahukah kamu bahwa seekor jerapah dewasa memiliki lidah sepanjang 50 cm lho. Lidahnya juga berwarna hitam yang berfungsi sebagai pelindung dari sinar matahari karena seringnya mereka menjulurkan lidah.

3.      Jerapah bisa bertahan dengan sedikit minum

Jerapah ternyata bisa bertahan dengan hanya meminum sekali dan tidak minum dalam beberapa hari ke depan. Selain proses minum yang menyulitkannya untuk menunduk dan merenganggkan kaki, jerapah tidak terlalu membutuhkan air sebab dari tanaman yang dikonsumsinya sudah banyak memberi asupan air.

4.      Jerapah lebih memilih habitat di mana terdapat banyak pohon akasia.

Jerapah lebih suka makan daun muda dan tunas tetapi bersedia pula makan rumput dan tumbuhan lainnya. Makanan favorit mereka antara lain daun muda pohon akasia. Dengan leher dan lidah yang panjang, jerapah tidak akan kesulitan menjangkau daun muda yang berada di pucuk pohon.

5.      Jerapah terutama hidup di sub-Sahara Afrika.

Jerapah merupakan hewan asli Afrika dan dapat ditemukan dari Chad di Afrika Tengah hingga Afrika Selatan. Mereka terutama hidup di daerah kering seperti padang sabana, padang rumput, dan hutan terbuka. Jerapah tidak lagi bertahan di sebagian besar Afrika Barat kecuali sisa populasi kecil di Nigeria.

6.      Jerapah memiliki tanduk pendek di kepala.

Baik jerapah jantan dan betina memiliki tanduk. Tanduk terbentuk dari tulang rawan yang telah berubah menjadi tulang. Tanduk jerapah ditutupi oleh kulit dan bulu dan bisa digunakan untuk membedakan antara jerapah jantan dan betina. Jerapah betina memiliki jumbai bulu di bagian atas tanduk sedangkan jantan tidak memilikinya.
           

7.      Jerapah putih sangat langka dan bukan merupakan albinino.

Pada tahun 1938, seekor jerapah berhasil difilmkan di Kenya yang hampir seluruhnya berwarna putih kecuali matanya yang gelap. Jerapah putih memiliki pigmentasi, baik mata gelap atau pola bulu yang samar. Akibatnya, jerapah albino sejati belum pernah ditemukan.

8.      Nenek moyang jerapah yang diketahui adalah Climacoceras.

Climacoceras tampak lebih mirip rusa dan memiliki tanduk seperti jerapah. Climacoceras pertama kali diketahui muncul di awal jaman Miocene. Pada pertengahan Miocene, kelompok lain jerapah juga berkembang termasuk Palaeotragus dan Samotherium. Makhluk-makhluk ini masih memiliki leher agak pendek jika dibandingkan dengan jerapah masa kini.

9.      Jerapah memiliki kaki depan lebih panjang dari kaki belakangnya.

Hal ini membuat bahu jerapah nampak lebih tinggi dari pinggul dan punggung mereka miring ke bawah seiring ke arah ekor.

10. Ketiak jerapah adalah tempat tidur burung

Para peneliti telah mengetahui bahwa ada satu jenis burung kecil berwarna cokelat bernama oxpecker yang membersihkan bulu-bulu jerapah dan hewan-hewan besar Afrika lainnya. Burung tersebut memakani kutu, bahkan darah, kotoran mata, dan ingus jerapah. Meskipun begitu, aktivitas ini hanya tampak terlihat pada siang hari.
Pada suatu malam, seekor jerapah tampak mendekati kamera dan beberapa gambar hewan tersebut pun terambil. Gambar-gambar tersebut menunjukkan ketiak jerapah yang penuh dengan kelompok-kelompok oxpecker yang sedang tidur. Tidak ada yang pernah menyadari sebelumnya bahwa burung tersebut juga tidur di sumber makanan mereka.

11. Jerapah jantan akan berubah menjadi hitam

Ada hal yang cukup menarik yang terjadi pada Jerapah jantan. Dengan bertambahnya usia, corak-corak cokelat bulu jerapah jantan berubah menjadi hitam. Pada tahun 2016, sekelompok peneliti yang penasaran mempelajari 36 jerapah jantan yang semuanya berasal dari lembah Luangwa di Zambia. Sepuluh dari jerapah jantan tersebut telah diketahui umurnya sementara umur jerapah yang lainnya diestimasi dengan melihat seberapa gelap corak cokelat di bulu mereka.

12. Motif Tutulnya Berbeda-beda

Sama seperti sidik jari manusia, motif tutul pada jerapah tidak pernah sama. Walaupun hanya satu atau dua jerapah, motifnya tetap tidak akan pernah sama.