Fakta Menarik
8 Fakta Menarik Tentang Katak
Katak (bahasa Inggris: frog)
adalah binatang amfibi pemakan serangga yang hidup di air tawar atau di
daratan, berkulit licin, berwarna hijau atau merah kecokelat-cokelatan, kaki
belakang lebih panjang, pandai melompat dan berenang, sedangkan kodok, nama lain dari bangkong (bahasa Inggris: toad),
memiliki kulit yang kasar dan berbintil-bintil atau berbingkul-bingkul, kerap
kali kering, dan kaki belakangnya sering pendek saja, sehingga kebanyakan
bangsa kodok kurang pandai melompat jauh.
Katak dan
kodok adalah salah satu jenis hewan yang luar biasa. Meskipun kecil tapi katak
bisa digunakan sebagai salah satu indikator apakah suatu lingkungan sudah
tercemar atau tidak. Beberapa jenis katak bahkan dagingnya bisa dimanfaatkan
sebagai makanan pengganti protein selain ayam dan sapi.
Berikut adalah 8 fakta menarik tentang hewan
katak :
1. Jarak lompatan 20 kali panjang tubuhnya.
Hanya katak
makhluk di dunia ini yang bisa melompat 20 kali panjang tubuhnya. Manusia hanya
mampu melompat 4 kali panjang tubuhnya, atau sekitar 9 meter yang pernah
dicapai seorang juara dunia lompat jauh.
2. Selalu berganti kulit.
Katak
berganti kulit hampir setiap minggu. Itulah kenapa kulit katak selalu terlihat
lembab dan cenderung berlendir. Beberapa jenis bahkan hampir setiap hari berganti
kulit. Kulit lama yang terkelupas biasanya akan dimakan sendiri oleh katak.
3. Katak mempunyai gigi
Kita harus
tahu jika katak juga memiliki gigi yang terletak di rahang atasnya. Gigi ini
berfungsi untuk membuat mangsa tak berdaya hingga akhirnya katak bisa menelan
mangsanya perlahan-lahan.
4. Katak tidak minum dari mulut
Berbeda
dengan kita yang minum melalui mulut. Katak minum melalui kulitnya yang bisa
menyerap cairan. Mulut katak hanya digunakan untuk mencari makanan.
5. Katak sebagai indikator lingkungan.
Katak
memiliki kulit yang permeable atau bisa ditembus.
Karena itulah, apapun bisa masuk ke dalam tubuh katak. Mulai dari air, udara
bahkan racun dari air yang tercemar. Untuk itu katak membutuhkan lingkungan
yang bersih. Sedikit saja lingkungan tercemar maka katak akan terkena dampaknya
secara langsung, terserap ke dalam kulit.
6. Katak melompat untuk menghindari predator.
Banyak
spesies katak memiliki tungkai belakang yang besar dan berotot yang
memungkinkan mereka untuk meluncurkan diri ke udara. Beberapa spesies tidak
memiliki tungkai belakang panjang dan berotot namun mereka memiliki keteramplan
lain sepeti memanjat, berenang, atau bahkan meluncur.
7. Setiap spesies katak memiliki suara panggilan yang unik.
Katak membuat
vokalisasi atau panggilan, dengan memaksa udara melalui laring mereka.
Vokalisasi biasanya berfungsi sebagai panggilan kawin. Katak jantan sering
bersuara bersama membentuk paduan suara keras.
8. Banyak katak yang terancam punah.
Banyak
spesies katak yang terancam punah akibat perusakan habitat dan penyakit menular
seperti chytridiomycosis (penyakit menular pada amfibi, yang disebabkan oleh jamur chytrid Batrachochytrium dendrobatidis
dan Batrachochytrium salamandrivorans,
jamur zoospora nonhyphal).

Posting Komentar
0 Komentar