Ikan Hiu adalah sekelompok (superordo Selachimorpha) ikan dengan kerangka tulang rawan yang lengkap dan tubuh yang ramping. Mereka bernapas dengan menggunakan lima liang insang (kadang-kadang enam atau tujuh, tergantung pada spesiesnya) di samping, atau dimulai sedikit di belakang, kepalanya. Hiu mempunyai tubuh yang dilapisi kulit dermal denticles untuk melindungi kulit mereka dari kerusakan, dari parasit, dan untuk menambah dinamika air. Mereka mempunyai beberapa deret gigi yang dapat digantikan.



Ikan Hiu adalah ikan bertulang rawan yang bentuknya masih bertahan sejak jaman purba. Ikan ini memiliki 5-7 insang dan merupakan karnivora yang dikenal buas di lautan. Ikan ini juga memiliki banyak sekali spesies dengan bentuk dan spesifikasi yang berbeda, mulai dari Hiu Pigmi yang sebesar telapak tangan hingga Hiu Paus yang mampu tumbuh besar hingga 12 meter.

Berikut adalah fakta menarik tentang ikan hiu:

1.      Hiu jarang menyerang manusia

Dilansir dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), hanya belasan dari 300 spesies ikan hiu yang tercatat menyerang manusia. Secara umum, hiu gak memakan manusia loh!

2.      Hiu betina bisa melahirkan tanpa pejantan

Percaya atau tidak, hiu betina bisa bertelur tanpa pejantan. Fenomena yang kerap disebut parthenogenesis ini juga dikenal muncul di dunia ular dan kadal. Bedanya, hiu betina baru bisa bereproduksi tanpa pejantan saat dia merasa stres. Hal ini terjadi pada seekor hiu kepala martil betina yang berada di akuarium Nebraska, Amerika.

3.      Hiu lebih suka memangsa ikan kecil atau mamalia laut

Pada dasarnya hiu lebih suka memangsa ikan dan invertebrata kecil. Sementara, hiu yang lebih besar akan memangsa anjing laut, singa laut, dan mamalia laut lainnya. Menurut Peter Kimley dari University of California hiu gak suka makan manusia karena gak cukup enak. Selain itu karena hiu gak terbiasa makan manusia.

4.      Hiu pernah dianggap sebagai dewa

Di Hawaii dan India, hiu ternyata sempat dianggap sebagai dewa yang membutuhkan persembahan berupa korban manusia. Dewa hiu yang terkenal dari Hawaii dikenal dengan nama Kauhuhu.
Menariknya, manusia yang menjadi persembahan dewa Kauhuhu tidak pernah dipaksa, tetapi mereka dengan sukarela masuk ke lautan penuh hiu. Alasannya pun sederhana, mereka ingin bertemu dengan pencipta mereka.

5.      Hiu kadang menyerang saat bingung atau ingin tahu

Saat melihat manusia menceburkan diri ke air, hiu kadang mencoba mencari tahu. Serangan yang dihasilkan pun sebenarnya gak sengaja. Selain itu, dalam air keruh kadang hiu gak bisa membedakan manusia dengan mangsa yang ia serang.
Ketika menggigit manusia, hiu akan membebaskannya dan mencari mangsa yang lain. Itu karena hiu memiliki ujung syaraf di giginya. Syaraf tersebut berguna untuk membedakan mangsa yang kaya kalori dan lemak. Sementara, manusia gak dianggap demikian.


6.      Hiu juga bisa menyerang karena perubahan cuaca

Meski begitu, pernah ada kasus hiu menyerang manusia karena perubahan cuaca. Salah satunya yang terjadi di Carolina Utara. Di sana puncak musim panas berlangsung lebih awal sehingga laut lebih hangat dari biasanya.
Hal itu membuat hiu berdatangan, sementara manusia pun banyak yang berwisata ke pantai. Saat kekeringan panjang di Carolina Utara pun, air hujan gak banyak mengalir ke laut. Itu membuat perairan pantai lebih hangat dan menarik kehadiran ikan-ikan sebagai mangsa hiu.


7.      Sebenarnya hiu lebih takut dengan manusia

Salah satu alasan hiu menyerang manusia karena merasa terancam. Salah satunya, saat manusia berburu mereka untuk diambil daging, organ dalam, kulit dan siripnya yang terkenal jadi sup.